Senin, 05 Maret 2012

alat-alat komunikasi


Alat-Alat Komunikasi
1.Telegraf
Telegraph adalah sistem telekomunikasi yang menggunakan peralatan listrik untuk mengirimkan dan menerima sinyal sesuai dengan kode dalam bentuk pulsa listrik.Telegraf mengirimkan sinyal untuk jarak yang jauh melalui kabel-kabel tembaga.
Sinyal-sinyal yang di kirimkan oleh telegraf  merupakan kode-kode sederhana yang mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan.Sinyal-sinyal dikirimkan dengan mengunakanpulsa listrik melalui kabel tunggal.Kode-kode sederhana itu disebut dengan kode morse,sesuai dengan nama penemunya.
Operator telegraf meningirimkan sinyal-sinyal menggunakan sebuah peralatan yang menginterupsi aliran listrik disebuah kabel.Operator menggunkan loncatan arus pendek dan panjang dengan jarak di antaranya untuk mengkodekan huruf-huruf dari pesan yang ingin dikirimkan.Sebuah peralaratan di penerima akan mengubah sinyal-sinyal menjadi rangkaian bunyi kedutan.Kemudian operator telegraf atau printer mekanik menerjemahkannya menjadi kata-kata.Pesan yang dikirim melalui telegraf disebut telegram.

Kode Morse adalah sebuah system pengiriman pesan yang menggunakan kombinasi suara panjang dan pendek dalam berbagai cara yang bervariasi untuk mengkodekan huruf-huruf,bilangan-bilangan,dan karakter-karakter yang lain.Suara pendek disebut dengan dit dan suara yang panjang disebut dengan dah.Bila di tuliskan,dit-dit diwakili dengan titik-titik ,sedangkan dah-dah diwakili dengan garis penghubung.
Di Indonesia layanan telegraf masih umum di gunakan sampai akhir tahun 1990-an.Saat ini,peralatan komunikasi yang satu ini sudah ditinggalkan karena semakin berkembangnya alat komunikasi yang lebih modern.Telepon,faksmile,SMS,e-mail,dan bentuk komunikasi yang lebih modern lainnya lebih banyak digunakan karena dapatmengirimkan informasi jauh lebih cepat.Selain itu pesan-pesan saat ini lebih banyak  dikirimkan dari sebuah computer ke computer lain dalam jarak yang sangat jauh melalui kabel serat optik ,gelombang radio,satelit,dan peralatan transmisi lainnya.
Namun,walaupun sudah tidak digunakan lagi dalam komunikasi sehari-hari,kode-kode morse masih tetap dipakai  di dunia pelayaran,militer,dan sebagainya pada situasi-situasi darurat untuk meminta bantuan.

2.Telepon
Telepon adalah peralatan yang mengubah suara menjadi energy listrik dan mengirimkannya
melalui kabel jaringan telepon.pada sisi penerima,energy listrik tersebut kemudian diubah kembali menjadi suara.Sesuai dengan namanya yang berasal dari bahasa yunani,tele berarti jauh dan phone berarti suara,telepon mengirimkan suara dalam jarak yang jauh.Sejak ditemukan,telepon menjadi alat komunikasi yang sangat penting.Dalam hitungan detik,kita dapat menghubungi orang lain di seberang jalan,di kota lain,bahkan di Negara lain dengan menggunakan telepon
Telepon terdiri dari empat bagian utama yang sangat penting,yaitu: (1) mekanismedialing,(2) transmeter,(3) ringer,(4) receiver.Fungsi dari masing-masing bagian tersebut.
1.Mekanisme dialing
Mekanisme dialing memungkingkan seorang penelepon memasukkan nomor telepon yang ingin dipanggil.Pada kebanyakan telepon,Mekanisme dialing terdiri dari keypad yang berjumlah 12 tombol,yang terdiri dari 0 sampai 9,tombol bintang (*),dan tanda pagar(#).
2.Transmitter
Transmitter atau pemancar sering juga disebut juga mikrofon.Pemancar Berfungsi untuk mengubah suara menjadi arus listrik.Arus listrik tersebut kemudian dikirimkan lebih jauh melalui kabel telepon.
Ada dua jenis pemancar yang digunakan,yaitu pemancar listrik (electric transmitter) dan pemancar karbon (carbon transmitter).Pada pemancar listrik,terdapat diafragma berbentuk bulat dan sebuah foil  listrik.Sedangkaan pada pemancar karbon diafragma terbuat dari aluminium.Suara akan menyebabkan 

sehingga kita selalu dapat berkomunikasi dengan dunia luar dimana pun kita berada dan apaun aktivitas yang sedang kita lakukan
Teknologi telepon bergerak merupakan gabungan dari teknologi telepon hasil penemuan dari Alexander Graham Bell(1876) dengan teknologi radio hasil penemuan Guglielmo Marconi(1894).Kedua teknologi tersebut digabung dan jadilah telepon dengan sinyal suara yang dilewatkan melalui gelombang radio.Karena bersifat nirkabek(wireless),maka telepon tersebut memungkinkan terjadinya komunikasi bergerak.
Ponsel bekerja dengan cara menerima sinyal elektromagnetik yang diterima dari sebuah pemancar dengan frekuensi tertentu.Pemancar tersebut disebut BTS (Base Transceiver Station ).BTS diletakkan di tempakan tertentudengan cara membagi-bagi sebuah daerah kedalam sebuah irisan berbentuk heksagonal.Daerah irisan tersebut disebut sell ( cell ).Jika tidak bergerak dari satu daerah ke daerah lain,ponsel kita akan menerima sinyal dari BTS ke BTS lain,sesuai dengan lokasi kita.
Ada dua teknologi telepon bergerak yang umum digunakan saat ini,yaitu GSM dan CDMA.Perbedaan terletak pada bagaimana suara dikirimkan dari pengirim dari pengirim ke penerima.

1.GSM
GSM kepanjangan dari Global System for Mobile Communications.GSM bekerja dengan cara mengkompresi suara yang masuk ke jaringan GSM dalam format digital sehingga mempunyai ukuran yang kecil.GSM     beroperasi pada frekuensi 900-1800 MHz.Pengguna GSM cukup diberi sebuah SIM Card ( Subscriber Identity Module ) untuk mendapatkan layanan dari operator GSM
GSM Menggunakan teknologi enkripsi  (pengkodean) sebelum suara dikirimkan.Hal ini menyebabkan keamanan pengguna terjamin.

2.CDMA
CDMA merupakan singkatan dari Code Division Multiple Acces.Teknologi CDMA bekerja dengan cara memecah data suara yang masuk menjadi paket-paket kecil dan masuk ke saluran frekuensi yang terpisah-pisah.Kemudian paket-paket data yang kecil tersebut dikirimkan setelah ditambahkan  kode yang unik dan hanya dapat diterima oleh penerima  yang mempunyai data yang sesuai.
Selain kemampuannya sebagai alat komunikasi bergerak,ponsel juga dilengkapi fitur-fitur layanan lain,selain layanan suara,seperti MMS,SMS,dan Video Streaming.Saat ini dengan  berkembangnya teknologi 3G,layanan baru  seperti  video call  dapat digunakan. video call   memungkinkan kita untuk berbicara  sambil melihat gambar video dari lawan bicara kita.
SMS adalah aplikasi layanan pengiriman pesan singkat.Sedangkan MMS merupakan aplikasi layanan pesan multimedia.Cara kerja dari kedua aplikasi tersebut sama saja.Perbedaan adalah SMS berupa Teks,sedangkan MMS berupa gambar,suara,dan video.
Pada saat kita,mengirimkan pesan,pesan kita tidak langsung dikirimkan ke ponsel yang dituju,  melainkan dikirimkan terlebih dahulu ke SMS center dari operator yang digunakan.Setelah melalui SMS center,pesan tersebut kemudian dikirimkan ke ponsel tujuan.Dengan cara ini,status pesan yang dikirim dapat diketahui,apakah berhasil terkirim ke ponsel tujuan atau tidak.
Apabila ponsel tujuan memerima pesan yang kita kirimkan,ponsel tersebut akan mengirimkan kembali ke SMS center yang menyatakan pesan telah diterima.SMS center kemudian mengirimkan status pesan kepada kita sebagai pengirim.Jika pesan yang kita kirim tidak sampai di ponsel yang dituju,pesan tersebut akan di simpan SMS center sampai waktu validnya berakhir.Waktu valid sebuah pesan SMS adalah waktu yang kita atur sampai peasan tersebut kadarluarsa.Waktu valid tersebut dapat kita atur di ponsel kita.

Video Streaming adalah layanan video dimana video ditampilkan sebelum semua data berhasil di-download dari server sumber.Video streaming mulai  banyak digunakan untuk memantau keadaan lalu lintas di jalan-jalan tertentu.Dengan cara ini,seorang pengemudi dapat  memilih jalur jalan yang akan dilewati dan terhindar dari kemacetan lalu lintas.Misalkan kita ingin berangkat dari x ke y .Dari x ke y kita mempunyai alternative jalan ,A dan B .Jalan A sering terjadi kemacetan tetapi,sedangkan jalan B lebih jauh tetapi jarang terjadi kemacetan.Dengan menggunaakan layanan video streaming,kita dapat mengakses gambar yang dihasilkan kamera pengintai yang dipasang di jalan A dan B.Dengan demikian kita dapat memilih jalan yang harus dilewati.
Video Streaming bekerja dengan cara mengambil gambar menggunakan kamera yang dipasang di tempat-tempat tertentu,misalnya di jalan-jalan yang sering di landa kemacetan.Gambar video yang dihasilkan kamera dikirimkan  ke tempat penyedia jasa layanan Video Streaming.Penyedia layanan jasa layanan tersebut disebut juga dengan penyedia content.Penyedia jasa layanan kemudian mengirimkan video ke operator penyedia jasa layanan telepon bergerak.Video tersebut kemudian dikirimkan ke ponsel yang mengakses layanan   Video Streaming tersebut.Video yang dikirimkan bersifat real time(menyatakan apa yang terjadi saat  itu juga)
Selain fitur-fitur layanan dari operator,ponsel juga dilengkapi dengan fitur-fitur lain yang berasal dari ponsel yang digunakan,seperti music,game,kamera,dan lain-lain. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar